Halaman Muka
Selayang pandang At a glance
Hutan Jati merupakan bagian dari sejarah kehidupan manusia Indonesia khususnya di Pulau Jawa dimana kayu jati telah dianggap sebagai sejatining kayu (kayu yang sebenarnya). Dilihat dari kualitas kayunya yang kuat dan awet, sejak jaman dulu kayu jati terbukti memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan manusia dengan dipakainya sebagai alat produksi pertanian, alat rumah tangga serta armada angkutan baik darat maupun laut.

Jati dan jenis lain merupakan produk andalan Perhutani. Perkembangan teknologi telah memungkinkan jenis-jenis yang sebelumnya tidak memiliki nilai atau belum diketahui nilainya, kini menjadi bernilai dan dimungkinkan memiliki mutu yang lebih tinggi dari yang diperkirakan. Hal ini ditandai dengan pembudidayaan tanaman kehutanan yang telah berkembang dengan pesat yang didasari pada penguasaan teknologi.

Untuk mengantisipasi tuntutan ini, pengembangan Puslitbang Perhutani diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk-produk andalan Perum Perhutani melalui pengembangan teknologi yang telah diketahui sebelumnya atau ditemui dalam proses kegiatannya.
Teak Forest has been a part of human life in Indonesia , especially in Java Island where the teak wood is believed as real wood "Sejatining Kayu" (Javanese means : the real wood). Refering to their wood quality since a long time ago teak wood gave a real contribution on human life, such as for agriculture and household equipment, and also for transportation device. Recently, forest area is decreasing while human population is increasing rapidly that caused social and economic problems to the area surrounding the forest.

Because the extension of forest area is not possible anymore, to fulfill the demand of forest product needed to increase forest productivity through tree improvement. Technology enabled few species that have no or unknown price, become priced and have higher quality before.

Teak is the main product of Perhutani and has been as the back bone of Perum Perhutani's income. Increase productivity of teak was influencing company's income significantly. Through the establishment of Pusat jati ( Teak Center ), which has changed become as Puslitbang Perhutani, hopefully tree improvement on main species would be on the right treal.

Research and Development Perum Perhutani is not only in charges of tree improvement on teak, but also research development social, economic, ecosystem & environmental aspects to support achieving the vision and missions of this institution, such as developing mainstay products, increasing product, productivity and qualities as well as increasing their contribution to alleviate the prosperity of society research and development.

  JUDUL PENELITIAN
Kajian Kebijakan Drop The Gun Dalam Pengamanan Hutan (Oleh Tim Prodisar)
Latar Belakang
Perhutani telah berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan hutan lestari (PH
Diagnosis Kesehatan KPH untuk Perencanaan Strategis Pengelolaan Hutan Lestari di Perum Perhutani (Kerjasama dengan UGM Yogyakarta) (Oleh : Tim Prodisar)
Latar Belakang
Luas total kawasan hutan yang berada di Perum Perhutani tersebut adalah 2,47
arsip
  PEMULIAAN POHON
Konservasi Jati Secara Ex-Situ
Penomoran tegakan konservasi dikembangkan pada tahun 1999. Tegakan termasuk varietas jati yang unggu
Bioteknologi
Kemajuan dari Bioteknologi diharapkan dapat menciptakan pemuliaan genotip. Terutama sekali untuk keb
arsip
  BERITA TERBARU
Kunjungan Direktur Utama Perhutani di Puslitbang
Jumat, 30 Desember 2011 Direktur Perum Perhutani Bambang Sukmananto beserta rombongan mengunjungi Pu
Kunjungan Direktur Utama Perhutani di Puslitbang
Jumat, 30 Desember 2011 Direktur Perum Perhutani Bambang Sukmananto beserta rombongan mengunjungi Pu
arsip